Game-Based Assessment

Asesmen yang terasa seperti bermain, diteliti seperti alat ukur.

Next Chapter memadukan simulasi, kepribadian, dan kognitif dalam satu pengalaman bermain. Dikembangkan oleh Level Up powered by Agate bersama Anvesana Research Institute.

  • Level Up powered by Agate
  • Anvesana Research Institute
Trailer Next Chapter, audio lengkap · Hasil kolaborasi Level Up powered by Agate dan Anvesana Research Institute. Buka di tab baru (tab baru)

Mengapa asesmen lewat permainan?

Ketika organisasi perlu menilai talenta, kesiapan, atau kompetensi secara lebih objektif dan dalam skala besar, permainan memungkinkan asesmen lewat perilaku, bukan hanya lewat pelaporan diri atau tes statis.

Tentang pengembang

Level Up powered by Agate

Level Up adalah lini gamifikasi dari Agate, studio game Indonesia yang berkantor pusat di Bandung. Level Up merancang permainan dan platform untuk kebutuhan organisasi, dari pembelajaran hingga asesmen.

Dalam Next Chapter, Level Up membangun permainan, dunia cerita, dan enterprise CMS-nya. Anvesana menjaga sisi pengukurannya.

Kunjungi agatelevelup.com/game-based-assessment (tab baru)Informasi produk, demo, dan penggunaan untuk organisasi dilayani langsung oleh Level Up.

Tiga kategori asesmen

Simulasi keputusan

Simulation

Dua permainan simulasi: operasi bisnis dan tugas sehari-hari (analisis kasus, investigasi, pelaporan) serta simulasi operasi acara dengan perencanaan anggaran berbatas waktu.

  • Integritas
  • Prioritisasi
  • Ketepatan di bawah tekanan
Kepribadian naratif

Personality

Berbasis model Big Five. Pilihan paksa yang tertanam dalam alur cerita bergaya RPG: 32 butir kontekstual, sekitar 18–20 menit.

  • Openness
  • Conscientiousness
  • Extraversion
  • Agreeableness
  • Neuroticism
Kognitif dan neurosains

Cognitive & Neuro

Tujuh mini game kognitif (10–30 menit) ditambah mini game berbasis neurosains seperti Balloon, Tower, Keypress, Cards, dan Faces.

  • Working memory
  • Kendali inhibisi
  • Fleksibilitas kognitif
  • Perencanaan
  • Pemecahan masalah

Dari kehidupan nyata ke keputusan karier

Setiap skenario dirancang dari situasi yang benar-benar dihadapi kandidat. Peserta terlibat lebih alami ketika mengenali konteksnya.

  • Latar Indonesia: kampus, Bundaran HI, minimarket, dinamika kantor
  • Tema global: Yunani Kuno, mitologi, lingkungan kerja lintas budaya

Atlet yang harus beralih karier

Mengungkap: Resiliensi · Disiplin · Komitmen jangka panjang

Mahasiswa yang salah jurusan

Mengungkap: Adaptabilitas · Pola keputusan karier

Perjalanan kesehatan mental

Mengungkap: Pengelolaan tekanan · Regulasi emosi

Tonggak karier pertama

Mengungkap: Ambisi jangka panjang · Potensi kepemimpinan

Proses penyusunan asesmen

  1. Fase 1

    Theory

    Menetapkan tujuan dan cakupan tes, menelaah riset terbaru, dan merumuskan konsep serta kerangka yang koheren.

  2. Fase 2

    Items

    Menyusun tugas dan pertanyaan, prosedur penskoran, serta mekanisme umpan balik.

  3. Fase 3

    Validation

    Mengevaluasi kualitas dan kegunaan tes; memastikan hasilnya reliabel, konsisten, dan sesuai tujuan.

  4. Fase 4

    Norming

    Menetapkan standar dan pembanding; menganalisis distribusi serta perbandingan skor.

Setiap fase dipandu ahli pengukuran.

Riset & pengembangan bersama

Riset di balik Next Chapter

Asesmen berbasis permainan, dibangun dan diteliti bersama.

Next Chapter adalah game-based assessment yang dikembangkan Level Up powered by Agate bersama Anvesana Research Institute. Anvesana berperan pada sisi pengukuran: merumuskan konstruk, menyiapkan instrumen pembanding, dan menguji bukti validitasnya.

  • Level Up powered by Agate
  • Anvesana Research Institute
01

Riset bersama

Studi validasi multitrait-multimethod membandingkan skor dari permainan dengan instrumen kognitif, kepribadian, dan minat Anvesana pada dewasa muda. Bagian kognitifnya dipresentasikan di ICoP 2026; naskah lengkap sedang disiapkan untuk jurnal, dan beberapa studi lanjutan sedang berjalan.

02

Pengembangan bersama

Modul kognitif, kepribadian, neurosains, dan simulasi siap digunakan; pengembangan berlanjut seiring bukti baru terkumpul.

ModulKognitifKepribadianNeuroscienceSimulation

Siap digunakan · studi validasi awal selesai dianalisis, naskah belum terbit. Temuan awal berasal dari sampel kecil dan belum melalui telaah sejawat. Next Chapter belum diposisikan sebagai alat seleksi yang berdiri sendiri.

Peran Anvesana: menjaga sisi pengukuran

  • Merumuskan konstruk dan blueprint asesmen bersama tim perancang permainan.
  • Menyiapkan instrumen pembanding kognitif, kepribadian, dan minat.
  • Menjalankan studi validasi multitrait-multimethod; bagian kognitifnya dipresentasikan di ICoP 2026, naskah lengkap sedang disiapkan untuk jurnal, dan beberapa studi lanjutan sedang berjalan.
  • Menyusun norma dan technical manual seiring bukti terkumpul.

Bukti validitas Next Chapter masih dibangun. Temuan awal berasal dari sampel kecil dan belum melalui telaah sejawat, sehingga hasilnya dibaca sebagai titik awal, bukan kesimpulan akhir.